Kamis, 17 November 2022

Kelompok dan Organisasi Sosial

1)    Kelompok dan Organisasi

A.    KELOMPOK

Kelompok sosial adalah dua orang atau lebih yang memiliki kesamaan identitas dan berinteraksi satu sama lain (J. Macionis). Tujuan dibentuknya kelompok sosial adalah untuk mewujudkan penerapan nilai-nilai sosial. Menurut J. Macionis dia membagi dua jenis kelompok sosial yaitu

·         Kelompok Primer

Kelompok sosial kecil yang anggotanya berbagi hubungan pribadi dan lebih mengarah pada kasih sayang, kedekatan, dan keakraban. Contohnya, keluarga dan persahabatan.

·         Kelompok Sekunder

Kelompok sosial yang memiliki jumlah anggota besar bersifat impersonal, tidak saling mengenal, dan interaksi sosial di dalamnya tidak selalu dilakukan secara langsung. Dimana anggotanya mengejar suatu tujuan contohnya, persatuan guru Republik Indonesia.

·         Kelompok Dalam (In Grup)

Kelompok sosial yang anggotanya merasa terhomati dalam kelompok ini dijadikan tempat oleh individu-individunya untuk mengidentifikasikan dirinya.

·         Kelompok Luar (Out Grup)

Kelompok sosial dimana anggotanya saling bersaing dan cenderung terjadi permusuhan.

·         Kelompok Acuan

Kelompok sosial yang menjadi acuan bagi seseorang yang bukan anggota kelompok untuk membentuk pribadi dan perilakunya (Robert K Merton).

B.     ORGANISASI

Sebuah tempat untuk sekumpulan orang yang bekerja sama secara rasional serta sistematis yang terpimpin untuk mencapai tujuan. Organisasi formal adalah organisasi yang memiliki struktur, pembagian kerja dan tujuan yang jelas. Dalam organisasi formal terdapat tiga tipe organisasi yaitu:

·         Organisasi Utilitarian

Organisasi yang membayar orang untuk usaha mereka. Contohnya, hubungan bisnis.

·         Organisasi Normatif

Organisasi yang anggotanya memiliki tujuan secara moral dan bermanfaat tanpa mendapatkan pendapatan. Contohnya, organisasi UNESCO.

·         Organisasi Koersif

Organisasi yang anggotanya terperangkap dalam berbagai alasan sehingga harus mematuhi peraturan yang diberlakukan oleh otoritas. Contohnya, Rumah Sakit Jiwa.

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar