Selasa, 03 Januari 2023

Kesenjangan dan Kesetaraan Gender

 Kesenjangan dan Kesetaraan Gender

 

 

Gender berasal dari bahasa latin, yaitu "genus" yang berarti tipe atau jenis. Gender adalah sifat atau sikap yang melekat pada laki-laki dan perempuan yang tercipta dari kehidupan sosial dan budaya.

Kesenjangan gender adalah kondisi dimana ketidaksetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam seuatu kehidupan. Perbedaan perilaku ini akan memicu terjadinya ketidakadilan dalam kehidupan sosial di masyarakat. Sedangkan kesetaraan gender adalah keadaan setara dalam sikap atau pemenuhan kewajiban antara laki-laki dan perempuan. Tujuanya adalah untuk menghilangkan segala bentuk diskriminasi, kekerasan dan pelecehan.

Faktor memicu terjadinya kesenjangan gender:

1. Pelabelan sifat-sifat tertentu.

2. Tindakan kekerasan.

3. Budaya patriarkhi yang berkembang di masyarakat.

Contoh kesenjangan gender:

1. Kekerasan fisik yang dilakukan oleh suami kepada istri.

2. Sedikitnya pengakuan ketika perempuan sukses.

3. Berjuang untuk menunjukan bahwa perempuan juga dapat berkerja secara profesional

4. Kekerasan terjadi di laki-laki dianggap lemah dan sering di anggap berbohong.

5. Laki-laki dianggap remeh jika tidak bisa mencari nafkah

6. Mengerjakan tanggung jawab secara berlebihan.

Dampak positif kesetaraan gender :

1. Ekonomi keluarga berjalan dengan baik.

2. Perempuan dapat mengembangkan ilmu dan menyalurkan ilmu yang dimilikinya.

3. Percaya diri dalam melakukan segala hal yang dinginkan

Solusi untuk mendukung terjadinya kesetaraan gender:

1. Pembelajaran tentang arti gender sesungguhnya.

2. Pemahaman kesetaraan gender sejak dini, dimulai dari lingkungan sekitar atau rumah

3. Melibatkan kedua pihak antara laki-laki dan perempuan dalam mengambil keputusan

4. Memberikan kesempatan dalam dunia kerja yang sama

5. Melindungi perempuan dari pelecehan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar